Ekonomi

Menkeu Optimistis Ekonomi Indonesia Tumbuh Kuat pada 2026, Target Hingga 6–8 Persen

Pemerintah menunjukkan keyakinan kuat terhadap prospek ekonomi nasional pada 2026. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai Indonesia memiliki peluang besar untuk menjaga pertumbuhan yang solid bahkan mempercepatnya hingga kisaran lebih tinggi, seiring stabilitas fiskal, investasi, serta dukungan konsumsi domestik.

Dalam berbagai forum ekonomi nasional, Menkeu menegaskan bahwa kebijakan fiskal yang disiplin dan terarah mampu menjaga momentum pemulihan ekonomi sekaligus membuka ruang ekspansi baru. Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi dapat menembus sekitar 6 persen dalam jangka menengah, bahkan membuka peluang mencapai 8 persen jika reformasi struktural berjalan optimal.

Fondasi Ekonomi Dinilai Masih Kuat

Menkeu menjelaskan bahwa kondisi ekonomi Indonesia saat ini berdiri di atas fondasi yang relatif kuat. Konsumsi rumah tangga tetap menjadi penopang utama, sementara investasi terus meningkat di berbagai sektor strategis.

Data menunjukkan ekonomi Indonesia tumbuh lebih dari 5 persen pada 2025. Pertumbuhan ini didukung oleh konsumsi domestik yang stabil, peningkatan mobilitas masyarakat, serta belanja pemerintah yang mendorong aktivitas ekonomi pada akhir tahun.

Selain itu, investasi mencatat pertumbuhan positif dan belanja modal pemerintah meningkat signifikan. Kebijakan fiskal yang tetap terkendali dinilai berhasil menahan tekanan perlambatan global sekaligus menjaga daya beli masyarakat.

Menkeu menekankan bahwa pemerintah tidak ingin ekonomi bergerak terlalu lambat. Ia menilai Indonesia masih memiliki ruang ekspansi yang besar dibandingkan banyak negara lain, terutama berkat bonus demografi dan pasar domestik yang luas.

Strategi Dorong Percepatan Pertumbuhan

Untuk mencapai target pertumbuhan lebih tinggi, pemerintah menyiapkan sejumlah strategi utama. Salah satunya adalah memperkuat kualitas sumber daya manusia, khususnya generasi muda berpendidikan tinggi yang diharapkan menjadi motor pertumbuhan ekonomi.

Selain itu, pemerintah berfokus pada penciptaan lapangan kerja baru melalui percepatan investasi dan pengembangan sektor produktif. Menkeu menilai percepatan ekonomi akan menghasilkan efek domino yang memperluas kesempatan kerja sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dari sisi fiskal, pemerintah menjaga defisit anggaran tetap terkendali mendekati batas aman sekitar 3 persen terhadap produk domestik bruto. Kebijakan ini menjadi bagian dari strategi kontra-siklikal untuk mendorong ekonomi keluar dari stagnasi sekaligus menjaga kepercayaan investor.

Menkeu juga memperkirakan ekonomi Indonesia dapat memasuki fase ekspansi sehat selama tujuh hingga sepuluh tahun ke depan jika stabilitas makro tetap terjaga dan reformasi berjalan konsisten.

Tantangan Global Tetap Diwaspadai

Meski optimistis, pemerintah tetap mencermati risiko global. Proyeksi pertumbuhan ekonomi dunia pada 2026 berada di kisaran sekitar 3 persen, menandakan perlambatan masih membayangi banyak negara. Namun Indonesia dinilai memiliki ketahanan lebih baik karena ditopang konsumsi domestik dan stabilitas harga.

Selain itu, transformasi ekonomi melalui digitalisasi, hilirisasi sumber daya alam, dan investasi sektor strategis menjadi peluang penting untuk menjaga daya saing nasional. Pemerintah berharap kebijakan tersebut mampu memperkuat struktur ekonomi dan meningkatkan nilai tambah industri dalam negeri.

Optimisme terhadap Masa Depan Ekonomi Nasional

Menkeu menegaskan bahwa arah kebijakan pemerintah saat ini bertujuan memastikan pertumbuhan ekonomi tidak hanya tinggi, tetapi juga berkualitas dan merata. Ia menilai konsistensi kebijakan, stabilitas fiskal, serta kolaborasi antar sektor akan menjadi kunci utama keberhasilan.

Dengan berbagai indikator positif tersebut, pemerintah optimistis Indonesia mampu mempertahankan pertumbuhan di atas 5 persen dalam waktu dekat dan secara bertahap meningkat menuju target yang lebih tinggi.

Optimisme ini sekaligus menjadi sinyal kuat bahwa ekonomi nasional masih memiliki potensi besar untuk berkembang, membuka lapangan kerja baru, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat dalam beberapa tahun ke depan.