MotoGPOlahraga

Bos Honda Team Asia Puji Penampilan Sensasional Veda Ega Pratama di Moto3 Thailand 2026

Buriram, Thailand — Manajer Honda Team Asia, Hiroshi Aoyama, memberikan pujian tinggi kepada Veda Ega Pratama usai debutnya yang sensasional di kelas Moto3 pada seri pembuka GP Thailand 2026 di Sirkuit Internasional Chang, Buriram, Minggu (1/3/2026). Penampilan impresif pebalap muda Indonesia itu menarik perhatian dunia balap motor, terutama karena ia mampu bersaing dengan pembalap berpengalaman dalam kondisi kompetitif yang ketat.

Aoyama menyebut Veda menampilkan performa yang brilian di trek sepanjang 19 lap tersebut. Meski seri ini menjadi pengalaman pertamanya dalam Kejuaraan Dunia Moto3, ia menunjukkan keberanian tinggi serta kemampuan bertarung yang matang di antara para rider senior. “Veda tampil sangat impresif dalam balapan hari ini. Ia mampu menunjukkan potensi besar dan berada di rombongan terdepan untuk waktu yang panjang,” ujar Aoyama seusai balapan.

Debut yang Menonjol dan Podium “Nyaris”

Veda menyelesaikan balapan di posisi kelima, hanya terpaut waktu yang relatif tipis dari para pebalap teratas. Ia sempat berada di kelompok perebutan podium di beberapa bagian balapan, menunjukkan konsistensi dalam mempertahankan ritme serta strategi yang matang sejak awal hingga akhir perlombaan.

Meski masih junior dan baru berusia 17 tahun, pebalap asal Gunungkidul, Yogyakarta ini tidak tampil canggung. Ia sempat menempati posisi tiga di beberapa lap, sebelum akhirnya finis di posisi kelima dengan catatan selisih waktu sekitar 9,687 detik dari pemenang balapan.

Hasil ini memberikan Veda 11 poin pertama dalam klasemen Moto3 musim ini, menunjukkan bahwa ia bukan sekadar peserta, melainkan kompetitor serius yang mampu mengejar barisan terdepan.

Reaksi Veda Ega Usai Balapan

Tidak hanya mendapatkan pujian dari pihak tim, Veda juga memberikan respons positif atas hasil debutnya. Ia menyatakan rasa syukur serta tekad untuk terus belajar demi meraih hasil yang lebih kompetitif di seri-seri berikutnya. Veda menyebut pengalaman balapan di Thailand memberinya banyak pelajaran penting dan semakin membangkitkan semangatnya untuk terus berkembang.

Menurut laporan, Veda juga menekankan bahwa hasil tersebut merupakan awal yang baik, namun masih banyak yang harus dilakukan untuk bisa bersaing demi podium di seri-seri mendatang. “Saya sangat bangga bisa memulai musim ini. Saya ingin terus mempelajari performa motor dan strategi balap supaya bisa tampil lebih kuat lagi,” ujar Veda dalam pernyataannya.

Aoyama Soroti Perjuangan di Balapan

Hiroshi Aoyama, yang pernah turun sebagai pembalap kelas dunia, mengakui bahwa balapan di Buriram bukanlah trek yang mudah. Ia memberi pujian khusus kepada Veda atas mental juangnya menghadapi kondisi lintasan yang menuntut konsentrasi tinggi dan strategi balap yang matang. “Aksi Veda dalam bertahan dan melaju bersama kelompok teratas sungguh luar biasa, terutama karena ini adalah balapan pertamanya di level Moto3,” ujar Aoyama.

Aoyama juga mencatat bahwa Veda menunjukkan kedewasaan balap yang mengesankan meski usianya masih muda, dan ini menjadi modal penting dalam perjalanan kompetitifnya sepanjang musim.

Konteks Seri GP Thailand 2026

Grand Prix Thailand 2026 menjadi seri pembuka Kejuaraan Dunia Moto3, yang menandai titik awal tantangan bagi para pembalap di seluruh kelas. Veda, yang tergabung dalam Honda Team Asia, mengalahkan ratusan pebalap lain untuk sekadar bisa berada di grid Moto3.

Balapan ini dimenangkan oleh pebalap lain dengan margin tipis di podium, sedangkan Veda sempat bertarung sengit dengan pembalap senior untuk posisi teratas. Tampil di lintasan sepanjang 4,554 kilometer dengan suhu tinggi yang menantang fisik serta strategi, hasil ini dianggap sebagai langkah besar bagi pebalap muda yang baru memasuki gelaran dunia.

Optimisme untuk Musim Ini

Hasil debut yang kuat serta pujian dari manajemen tim membuat ekspektasi terhadap Veda di musim ini tetap tinggi. Tim Honda Team Asia tampak memiliki kepercayaan kuat terhadap perkembangan bakat muda asal Indonesia ini. Aoyama bahkan menyebut bahwa potensi Veda belum sepenuhnya terlihat dalam satu balapan saja, dan kemungkinan besar Veda akan semakin kompetitif di seri mendatang.

Dengan jeda kompetisi yang cukup sebelum seri berikutnya, Veda diprediksi akan memanfaatkan waktu tersebut untuk meningkatkan kemampuan teknis, stamina, dan kecerdasannya dalam membaca strategi balapan. Hal ini penting demi mencapai target meraih podium serta mengejar posisi teratas klasemen sepanjang musim.