KesehatanSelebriti

Aldi Taher Batasi Pola Makan Usai Jadi Survivor Kanker Kelenjar Getah Bening

Jakarta – Selebriti Aldi Taher membagikan pengalaman hidupnya setelah berhasil melewati masa sulit melawan kanker kelenjar getah bening. Kini, ia lebih disiplin menjaga pola makan dan gaya hidup sebagai upaya menjaga kesehatannya.

Aldi diketahui pernah didiagnosis menderita kanker kelenjar getah bening jenis Hodgkin stadium 2 sekitar delapan hingga sembilan tahun lalu. Kondisi tersebut sempat mengancam kesehatannya, terutama setelah dokter menemukan adanya benjolan besar di dekat paru-paru.

Benjolan tersebut berukuran sekitar 9×6 cm dan menjadi sumber utama penyakitnya. Sementara itu, benjolan yang muncul di leher merupakan hasil penyebaran dari bagian tubuh lain. Kondisi ini sempat membuat Aldi mengalami kesulitan bernapas sebelum akhirnya menjalani pengobatan intensif.

Setelah melalui masa pengobatan dan dinyatakan sebagai penyintas kanker, Aldi mulai mengubah gaya hidupnya secara signifikan. Salah satu fokus utamanya adalah memperhatikan jenis makanan yang dikonsumsi setiap hari.

Ia mengungkapkan bahwa dirinya kini menghindari makanan yang mengandung karsinogen, yaitu zat yang berpotensi memicu pertumbuhan sel kanker. Salah satu contoh yang ia sebutkan adalah makanan yang dibakar hingga gosong, seperti sate atau daging panggang dengan bagian hangus.

“Makanan yang ada bagian hangus itu mengandung karsinogen,” ujar Aldi saat berbagi pengalaman.

Selain menghindari makanan yang diproses dengan cara tertentu, Aldi juga mulai membatasi konsumsi makanan yang mengandung pengawet serta kadar gula berlebih. Ia menilai pola makan sehat menjadi salah satu kunci penting dalam menjaga kondisi tubuh setelah sembuh dari penyakit serius.

Tidak hanya dari sisi makanan, Aldi juga mulai menerapkan gaya hidup sehat secara menyeluruh. Ia rutin mengonsumsi vitamin, madu, serta buah-buahan untuk menjaga daya tahan tubuh.

“Iya minum madu, vitamin C, dan buah-buahan,” ungkapnya.

Di tengah kesibukannya sebagai publik figur dan pelaku usaha, Aldi tetap berusaha meluangkan waktu untuk berolahraga. Ia memilih aktivitas yang fleksibel seperti sepatu roda agar tetap bisa menjaga kebugaran tanpa mengganggu aktivitas harian.

Selain aspek fisik, Aldi juga menekankan pentingnya kesehatan mental. Ia mengaku menjaga pikiran tetap positif menjadi bagian penting dalam proses pemulihan dan menjaga kondisi tubuh tetap stabil.

Menurutnya, sikap optimistis dan ketenangan batin dapat membantu seseorang menghadapi penyakit dengan lebih baik. Ia bahkan rutin melakukan aktivitas spiritual untuk menjaga keseimbangan antara kesehatan fisik dan mental.

Perjalanan Aldi dalam melawan kanker juga menjadi inspirasi bagi banyak orang. Ia menunjukkan bahwa deteksi dini, pengobatan yang tepat, serta perubahan gaya hidup dapat meningkatkan peluang kesembuhan.

Kisah ini sekaligus menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih peka terhadap kondisi tubuh, termasuk gejala kecil yang sering dianggap sepele. Perubahan pola makan dan gaya hidup sehat juga menjadi langkah preventif yang penting dalam menjaga kesehatan jangka panjang.

Dengan pengalaman tersebut, Aldi kini tidak hanya fokus pada karier, tetapi juga berupaya membagikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya hidup sehat.

Ke depan, ia berharap semakin banyak orang yang sadar akan pentingnya menjaga kesehatan sejak dini, terutama melalui pola makan yang tepat dan gaya hidup seimbang.