Breaking NewsPertahananPolitikPolitik & Keamanan

One Way Nasional KM 70-414 Tol Trans Jawa Resmi Dihentikan

Rekayasa Lalu Lintas Berakhir Setelah Puncak Mudik

Jakarta, 20 Maret 2026 — Sistem satu arah (one way) nasional di ruas Tol Trans Jawa dari KM 70 hingga KM 414 resmi dihentikan. Kebijakan ini sebelumnya diterapkan untuk mengurai lonjakan kendaraan saat puncak arus mudik Lebaran 2026.

Penghentian dilakukan setelah kondisi lalu lintas mulai berangsur normal di sejumlah titik utama jalur mudik.


Sebelumnya Diterapkan Saat Arus Padat

Rekayasa lalu lintas one way nasional diberlakukan di ruas Tol Jakarta-Cikampek hingga Kalikangkung, Semarang. Skema ini dimulai dari KM 70 hingga KM 414 untuk mempercepat arus kendaraan menuju arah timur.

Kebijakan tersebut diterapkan saat volume kendaraan meningkat tajam dan mencapai puncak arus mudik.


Arus Kendaraan Mulai Normal

Penghentian sistem one way dilakukan setelah kepadatan lalu lintas berhasil diurai. Arus kendaraan yang sebelumnya padat mulai kembali stabil di berbagai ruas tol.

Normalisasi ini juga ditandai dengan dibukanya kembali jalur dua arah di ruas tol yang sebelumnya diberlakukan sistem satu arah.


Evaluasi Berdasarkan Kondisi Lapangan

Pihak kepolisian menyebutkan bahwa penerapan maupun penghentian rekayasa lalu lintas bersifat situasional. Artinya, kebijakan dapat berubah sesuai kondisi di lapangan.

Langkah penghentian one way dilakukan setelah mempertimbangkan volume kendaraan yang sudah menurun dan lalu lintas dinilai cukup terkendali.


Peran One Way dalam Mengurai Kemacetan

Sistem one way menjadi salah satu strategi utama dalam mengatasi kepadatan saat mudik. Dengan mengalihkan seluruh lajur ke satu arah, kapasitas jalan meningkat sehingga arus kendaraan dapat mengalir lebih cepat.

Rekayasa ini terbukti efektif dalam mengurangi antrean panjang, terutama di jalur utama menuju Jawa Tengah dan Jawa Timur.


Pengendara Diminta Tetap Waspada

Meski kondisi lalu lintas mulai normal, pengendara tetap diimbau untuk berhati-hati selama perjalanan. Kepadatan masih berpotensi terjadi di beberapa titik, terutama di rest area dan pintu tol.

Pengguna jalan juga diminta mematuhi arahan petugas serta rambu lalu lintas yang berlaku.


Arus Balik Diprediksi Kembali Padat

Setelah arus mudik mereda, perhatian kini beralih ke arus balik Lebaran. Puncak arus balik diperkirakan terjadi dalam beberapa hari ke depan.

Pihak berwenang kemungkinan akan kembali menerapkan rekayasa lalu lintas, termasuk sistem one way, untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan saat arus balik.


Koordinasi Lintas Instansi Jadi Kunci

Keberhasilan pengaturan lalu lintas selama mudik tidak lepas dari koordinasi berbagai pihak, mulai dari kepolisian, pengelola tol, hingga pemerintah.

Langkah terpadu ini dinilai penting untuk menjaga kelancaran perjalanan jutaan pemudik setiap tahunnya.