Ekonomi

Angin Segar! Bos BI Jamin Rupiah Bakal Terus Menguat, Ini Target Levelnya

JAKARTA, beritasekarang.id – Di tengah dinamika ekonomi global yang tak menentu, Gubernur Bank Indonesia (BI) membawa kabar yang menyejukkan bagi para pelaku pasar dan masyarakat luas. BI memberikan jaminan kuat bahwa nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS akan terus melanjutkan tren penguatannya.

Optimisme ini disampaikan langsung oleh “Bos BI” dalam konferensi pers terbarunya, merespons pergerakan mata uang Garuda yang kian perkasa di awal tahun 2026 ini.

Fundamental Ekonomi Jadi Kunci

Keyakinan BI bukan tanpa dasar. Gubernur BI menegaskan bahwa penguatan Rupiah didukung oleh fundamental ekonomi Indonesia yang sangat solid. Beberapa faktor utama yang menjadi pendorong antara lain:

  1. Inflasi Terjaga: Laju inflasi domestik yang rendah dan stabil dalam sasaran target.
  2. Pertumbuhan Ekonomi: Kinerja pertumbuhan ekonomi nasional yang tetap impresif di atas 5%.
  3. Imbal Hasil Menarik: Daya tarik aset keuangan Indonesia (SBN dan Saham) yang memicu derasnya arus modal asing (capital inflow) masuk ke tanah air.

“Kami yakin Rupiah akan terus menguat. Fundamental kita mendukung itu, dan persepsi investor global terhadap Indonesia sangat positif,” tegasnya.

Sampai Level Berapa?

Lantas, sampai level mana Rupiah akan menguat? Meskipun tidak menyebut angka tunggal secara spesifik untuk menghindari spekulasi berlebih, BI memproyeksikan Rupiah akan bergerak stabil menjauhi zona rawan dan berpotensi menembus level psikologis baru yang lebih kuat dibanding rata-rata tahun lalu.

Penguatan ini diprediksi akan berdampak positif bagi biaya impor bahan baku industri, yang pada akhirnya dapat menekan harga barang di tingkat konsumen.

BI juga berkomitmen untuk terus berada di pasar guna memastikan volatilitas nilai tukar tetap terjaga, sehingga dunia usaha dapat melakukan perencanaan bisnis dengan tenang.