BeritaTeknologi

Produksi Lumpuh! Pabrik iPhone di China Diserang, Dampaknya Disebut Fatal bagi Apple

BEIJING/CUPERTINO, beritasekarang.id – Kabar buruk menghantam raksasa teknologi Apple di penghujung tahun ini. Fasilitas produksi utama iPhone yang berlokasi di China dilaporkan mendapat “serangan” yang menyebabkan gangguan operasional serius.

Insiden ini memicu kekhawatiran global akan terputusnya rantai pasok smartphone paling populer di dunia tersebut. Laporan menyebutkan bahwa serangan ini bukan sekadar gangguan teknis biasa, melainkan insiden yang memiliki dampak fatal terhadap jadwal produksi dan distribusi iPhone ke seluruh dunia.

Serangan Melumpuhkan Jantung Produksi

Meskipun detail spesifik mengenai jenis serangan (apakah serangan siber/ransomware skala besar atau kerusuhan fisik/sabotase) masih dalam investigasi ketat, dampaknya sudah terasa nyata. Jalur perakitan yang biasanya beroperasi 24 jam nonstop kini dilaporkan terhenti atau berjalan sangat lambat.

Pabrik di China ini adalah “jantung” dari ekosistem Apple. Gangguan sekecil apa pun di sini bisa memicu efek domino ke pasar global. Para analis memprediksi bahwa insiden ini bisa menyebabkan kerugian miliaran dolar bagi Apple hanya dalam hitungan hari.

Ancaman Kelangkaan Stok Global

Kata “fatal” yang digunakan dalam laporan awal merujuk pada potensi kelangkaan stok iPhone di pasaran dalam beberapa bulan ke depan.

Jika perbaikan sistem atau pemulihan keamanan pabrik memakan waktu lama, konsumen di berbagai negara—termasuk Indonesia—mungkin akan kesulitan mendapatkan unit iPhone terbaru. Masa tunggu (pre-order) bisa molor hingga berbulan-bulan, dan harga unit di pasar gelap ( black market) diprediksi akan meroket tajam.

Saham Teknologi Terguncang

Kabar penyerangan pabrik ini langsung direspons negatif oleh pasar saham. Nilai saham Apple dan perusahaan-perusahaan pemasok komponennya mengalami tekanan jual. Investor khawatir Apple tidak akan mampu memenuhi target penjualan kuartal pertama 2026.

Insiden ini kembali menjadi peringatan keras bagi perusahaan teknologi global tentang risiko ketergantungan pada satu titik pusat produksi. Apakah Apple akan mempercepat migrasi pabriknya ke India atau Vietnam pasca kejadian ini? Waktu yang akan menjawab.

Bagi Anda yang berencana membeli iPhone dalam waktu dekat, bersiaplah menghadapi potensi kelangkaan barang.