Pallubasa Serigala: Satu Menu Legendaris yang Tetap Digemari Sejak 1987
Jakarta, 18 Januari 2026 — Rumah makan Pallubasa Serigala terus menarik perhatian penikmat kuliner Indonesia, meski hanya menjual satu jenis hidangan khas Makassar: pallubasa. Sejak membuka gerainya pertama kali pada 1987, tempat ini mempertahankan cita rasa otentik yang membuatnya tetap ramai oleh pelanggan, termasuk di cabangnya yang berada di Kelapa Gading, Jakarta Utara.
Pallubasa sendiri merupakan makanan khas Makassar, Sulawesi Selatan, berupa semangkuk sup gurih yang terbuat dari daging sapi atau jeroan dengan kuah rempah yang khas. Kuahnya bercampur kelapa sangrai, rempah‑rempah lokal, serta sering ditambahkan kuning telur yang memberikan rasa lebih lembut dan kaya.
Asal Usul dan Sejarah Hidangan
Pallubasa Serigala awalnya berdiri di Jalan Letjen Hertasning No. 12B, Makassar. Namanya sendiri berasal dari lokasi pertama warung ini. Karena berada di dekat kawasan yang dikenal dengan nama Serigala, pendiri memilih nama tersebut untuk menjadi identitas kuat tempat ini.
Sejak awal berdirinya, Pallubasa Serigala hanya fokus pada satu menu utama. Pelanggan tidak akan menemukan daftar panjang hidangan; semua pengunjung datang untuk menikmati pallubasa otentik dengan berbagai pilihan isiannya. Anda bisa memilih pallubasa dengan semua daging, campuran jeroan atau pilihan lain sesuai selera.
Warung ini mulai dikenal luas karena kualitas rasa yang konsisten. Dalam beberapa dekade terakhir, Pallubasa Serigala menjadi salah satu ikon kuliner Makassar, tak hanya bagi warga lokal, tetapi juga turis domestik yang berburu cita rasa tradisional.
Perluasan hingga Jakarta
Berkat popularitasnya, Pallubasa Serigala memperluas jangkauan ke luar Sulawesi. Pada awal 2020‑an, manajemen membuka cabang baru di Kelapa Gading, Jakarta Utara, yang menghadirkan racikan pallubasa otentik langsung dari dapur Makassar ke ibu kota. Cabang ini menjadi tempat favorit para perantau asal Sulsel serta pecinta kuliner Nusantara di Jakarta.
Di sana, rumah makan ini mempertahankan standar kualitas yang sama dengan versi aslinya. Kuah tetap disiapkan dengan rempah autentik dan racikan tradisional, sementara dagingnya direbus hingga teksturnya empuk dan bumbu meresap. Banyak pengunjung menyatakan bahwa cita rasa kuahnya tetap sama dengan yang pernah mereka nikmati di Makassar — sebuah bukti konsistensi yang langka di dunia kuliner.
Keramaian dan Populernya di Saat Makan Siang
Ketika tim detikFood berkunjung ke cabang Kelapa Gading, suasana warung menunjukkan betapa kuatnya daya tarik Pallubasa Serigala. Tepat pada jam makan siang, antrean pelanggan terlihat mengular, terutama dari kalangan pekerja instansi pemerintahan hingga pejabat. Banyak dari mereka datang dalam kelompok besar dan menikmati pallubasa bersama kolega.
Pengunjung yang datang tak hanya memesan pallubasa saja, tetapi juga sering menambahkan es pisang ijo sebagai menu penutup — hidangan pencuci mulut khas Makassar yang manis dan menyegarkan.
Rahasia di Balik Rasa yang Tetap Terjaga
Konsistensi cita rasa menjadi salah satu faktor utama yang membuat Pallubasa Serigala tetap digemari sejak 1987. Para koki di rumah makan ini menjaga resep tradisional turun‑temurun dan memilih bahan baku lokal berkualitas. Rempah yang digunakan bukan hanya menciptakan kuah yang gurih dan kaya aroma, tetapi juga memberi rasa yang familiar bagi pelanggan setia.
Penikmat kuliner yang pernah mencicipinya menggambarkan sup pallubasa sebagai perpaduan tekstur daging yang empuk, kuah beraroma kuat rempah, dan sensasi gurih yang datang dari kelapa sangrai. Variasi pilihan isiannya memberi fleksibilitas bagi pelanggan yang ingin pengalaman makan berbeda meskipun hanya dari satu menu.
Harga dan Pelayanan
Di cabang Jakarta, Pallubasa Serigala menawarkan harga yang masih terjangkau untuk kualitas sajian yang didapat. Seporsi pallubasa berkisar di angka menengah, dan pelanggan bisa menambah kuning telur atau nasi sesuai selera. Rumah makan juga menyediakan layanan non‑tunai dan fasilitas makan di tempat atau bawa pulang untuk kenyamanan pengunjung.
Warisan Kuliner yang Tetap Hidup
Pallubasa Serigala menunjukkan bagaimana kuliner tradisional mampu bertahan dan terus berkembang tanpa kehilangan identitas aslinya. Meski hanya punya satu menu, rumah makan ini tetap menjadi favorit banyak orang, dari generasi ke generasi. Keberadaannya di Jakarta pun turut memperkenalkan kekayaan kuliner Makassar kepada audiens yang lebih luas.
Di tengah banyaknya pilihan makanan modern dan fusi, Pallubasa Serigala tetap menjadi bukti bahwa resep klasik dengan cita rasa autentik memiliki tempat yang tak tergantikan di hati pecinta makanan.

