Persebaya dan Persib Saling Serang, Berbagi Angka dalam Duel Penuh Gol
Pertandingan klasik antara Persebaya Surabaya dan Persib Bandung di lanjutan kompetisi BRI Super League 2025/2026 menyuguhkan tontonan menarik bagi pecinta sepak bola Indonesia. Bentrok kedua klub besar ini berlangsung sengit sejak peluit pertama hingga akhir, dipenuhi dinamika empat gol yang akhirnya membuat kedua tim harus puas berbagi satu angka.
Laga digelar di Stadion Gelora Bung Tomo pada Senin (2/3/2026) malam, dengan kedua kubu menampilkan mental juang tinggi dan taktik agresif sepanjang 90 menit. Atmosfer pertandingan terasa intens, terlebih kedua tim sama-sama tengah bersaing ketat di papan atas klasemen.
Tuan Rumah Lebih Dulu Unggul Lewat Penalti
Sejak awal, Persebaya memainkan ritme pertandingan dengan tempo tinggi. Tekanan demi tekanan dilancarkan Bajul Ijo untuk membuka pertahanan Persib yang dikenal disiplin. Upaya itu akhirnya membuahkan hasil jelang menit-menit akhir babak pertama, ketika wasit menunjuk titik putih setelah insiden di area terlarang yang dikonfirmasi melalui VAR.
Bruno Moreira yang menjadi eksekutor menjalankan tugasnya tanpa cela, membawa Persebaya unggul 1-0 di menit ke-42. Gol ini menjadi momen penting dan sempat membuat publik tuan rumah bergembira.
Persib Bangkit di Babak Kedua
Memasuki paruh kedua laga, Persib menampilkan respons berani. Strategi serangan cepat dan umpan-umpan tajam dimaksimalkan untuk menekan pertahanan Persebaya. Hasilnya segera terlihat pada menit ke-51 melalui gol Luciano Guaycochea, yang berhasil menyamakan skor jadi 1-1 setelah menyelesaikan umpan matang dari sisi sayap.
Tak puas hanya menyamakan keadaan, Maung Bandung bahkan sempat berbalik memimpin. Pada menit ke-73, Andrew Jung memanfaatkan bola liar di depan gawang untuk membawa Persib unggul 2-1. Kekuatan serangan tim tamu benar-benar membahayakan dan membuat laga semakin terbuka.
Persebaya Nyatanya Tak Menyerah β Menyamakan Skor Lagi
Meski tertinggal, Persebaya Surabaya tidak kehilangan semangat. Tekanan yang dibangun terus menerus pada lini belakang Persib akhirnya berbuah manis. Sekitar 10 menit sebelum waktu normal habis, Francisco Rivera tampil sebagai pahlawan dengan tendangan keras dari dalam kotak penalti yang membuat skor kembali imbang 2-2.
Gol penyama ini disambut gemuruh suporter tuan rumah karena menandakan karakter pantang menyerah Persebaya, serta membuat peluang meraih tiga poin tetap hidup hingga akhir laga.
Saling Serang di Akhir Laga β Poin Dibagi
Sisa waktu pertandingan berlangsung dalam tensi tinggi. Kedua tim sama-sama menciptakan sejumlah peluang emas, dengan skema serangan dan counter attack menghibur penonton yang hadir di tribun GBT. Namun hingga peluit panjang dibunyikan, tak ada gol tambahan yang tercipta. Skor 2-2 pun bertahan hingga akhir.
Dengan hasil tersebut, Persebaya dan Persib harus puas berbagi satu poin. Tambahan angka ini membuat Persib tetap berada di puncak klasemen sementara, sementara Persebaya menunjukkan daya juang tinggi dan menempatkan diri di posisi atas klasemen.
Klasemen dan Dampak Hasil Imbang
Klasemen sementara BRI Super League kini semakin ketat setelah hasil imbang ini. Persib masih kokoh di puncak klasemen, namun ancaman dari tim-tim lain terus menghampiri. Sementara itu, Persebaya harus bekerja ekstra jika ingin menembus empat besar mengingat kompetisi masih berjalan panjang.
Laga ini juga menggarisbawahi betapa kompetitifnya sepak bola Indonesia musim ini β dengan strategi taktis, perubahan skor cepat, serta ketahanan mental yang diuji hingga menit akhir.

