Media Amerika Prediksi Maarten Paes Tinggalkan FC Dallas, Kegagalan Indonesia ke Piala Dunia Jadi Salah Satu Alasan
Jakarta, 29 Januari 2026 — Media olahraga Amerika Serikat memprediksi penjaga gawang Timnas Indonesia, Maarten Paes, akan meninggalkan klub Major League Soccer (MLS), FC Dallas, setelah musim 2025 yang dianggap kurang memuaskan. Faktor salah satu yang disebut media adalah kegagalan Timnas Indonesia lolos ke Piala Dunia FIFA 2026 sebagai alasan di balik keputusan ini.
Prediksi itu muncul setelah performa Paes bersama FC Dallas di musim 2025 menurun dibanding sebelumnya, dan ia kehilangan posisi sebagai kiper utama tim. Media BigSoccer, melalui editor Drew Epperley, menilai bahwa waktu bagi Paes di Dallas memang sudah hampir habis. Epperley mencatat kondisi ini sudah terlihat sejak akhir musim lalu, ketika Paes tidak lagi tampil reguler dan kalah bersaing dengan kiper muda klub.
Musim 2025 dan Penurunan Peran di FC Dallas
Dalam ulasan BigSoccer, Epperley menyatakan bahwa Paes “tidak lagi dibutuhkan oleh FC Dallas” setelah performanya di musim 2025 kurang stabil dan tim tampil kurang konsisten. Penurunan ini juga diperkuat oleh fakta bahwa Paes kehilangan tempat sebagai starter dan kiper binaan akademi klub, Michael Collodi, memainkan peran penting menggeser posisi Paes.
Epperley menambahkan bahwa kegagalan Timnas Indonesia — yang dibela oleh Paes — dalam kualifikasi menuju Piala Dunia 2026 turut memberi dampak psikologis dan persepsi performa. Menurutnya, kegagalan tersebut menjadi salah satu sinyal bahwa masa depan Paes di FC Dallas mulai dipertanyakan.
Ajax Amsterdam Datangkan Paes: Kesempatan Baru bagi Karier
Sementara itu, klub besar Belanda Ajax Amsterdam telah mencapai kesepakatan untuk mendatangkan Maarten Paes dari FC Dallas. Transfer ini dilaporkan akan membuat Paes kembali berkarier di Liga Belanda setelah empat musim memperkuat klub MLS tersebut. Akibatnya, ia akan meninggalkan Amerika Serikat dan kembali ke Eropa untuk memperkuat salah satu klub tertua di Belanda.
Menurut pakar transfer dunia Fabrizio Romano, Ajax akan mengikat Paes dengan kontrak jangka panjang hingga Juni 2029, menunjukkan mereka melihat potensi jangka panjang dalam diri kiper berusia 27 tahun tersebut.
Kepindahan ini juga menjadi kesempatan langka bagi Paes untuk memperkuat karier dan menghadapi tantangan baru di kompetisi yang lebih kompetitif seperti Eredivisie, liga tertinggi di Belanda. Ajax sendiri dikenal sebagai klub yang rutin berlaga di kompetisi Eropa dan punya tradisi mengembangkan pemain muda.
Peran Timnas Indonesia dalam Perkembangan Karier Paes
Keputusan Paes membela Timnas Indonesia sejak proses naturalisasi pada 2024 menjadi momentum penting dalam karier internasionalnya. Selepas mendapatkan paspor Indonesia, Paes langsung menjadi andalan di bawah mistar gawang Timnas, memperlihatkan konsistensi dalam beberapa laga kualifikasi Piala Dunia 2026.
Meskipun Indonesia gagal melaju ke putaran final Piala Dunia, kontribusi Paes tetap diapresiasi publik dan media sepak bola nasional. Perpindahan ke Ajax pun dipandang sebagai langkah yang dapat membantu Paes mempertahankan ritme permainan yang tinggi demi masa depan Timnas Indonesia.
Reaksi Suporter dan Ekspektasi Karier Masa Depan
Kabar kepindahan ini mengundang reaksi beragam dari suporter. Banyak yang menyambut positif kesempatan baru Paes di Ajax, karena klub tersebut punya eksposur internasional tinggi dan dapat membuka kesempatan tampil di kompetisi seperti Liga Champions. 🌍
Namun, beberapa pengamat juga menyoroti tantangan baru yang akan dihadapi Paes di Ajax. Klub Belanda itu memiliki ekspektasi tinggi terhadap kinerja setiap pemainnya, dan Paes perlu menunjukkan performa terbaik agar bisa bersaing menjadi penjaga gawang utama.
Implikasi bagi FC Dallas dan MLS
Kepergian Paes memberi dampak pada FC Dallas, yang harus mencari solusi alternatif untuk posisi kiper utama mereka. Klub MLS ini sebelumnya berharap mempertahankan Paes untuk membangun persaingan di lini belakang, namun keputusan transfer menunjukkan dinamika bursa transfer yang cepat berubah.
MLS sendiri terus menjadi liga yang menarik bagi pemain dari berbagai negara. Namun, kepindahan pemain penting seperti Paes ke Eropa menunjukkan bahwa kompetisi tinggi Eropa masih menjadi daya tarik utama bagi pemain yang ingin mengembangkan karier internasional mereka.

