Dokter Ungkap Kafein di Matcha dan Kopi Baik untuk Jantung, Asal Konsumsi Tidak Berlebihan
Konsumsi minuman berkafein seperti matcha dan kopi kerap dikaitkan dengan risiko kesehatan jantung. Namun, dokter spesialis jantung menyebut kafein justru dapat memberi manfaat bagi jantung jika dikonsumsi dalam jumlah wajar dan tidak disertai bahan tambahan berlebihan.
Menurut dokter jantung, penelitian dalam jurnal aritmia besar menunjukkan bahwa konsumsi kafein sekitar satu hingga tiga cangkir per hari berkaitan dengan penurunan risiko atrial fibrilasi, yakni gangguan irama jantung yang menyebabkan denyut tidak teratur dan dapat meningkatkan risiko stroke maupun gagal jantung.
Temuan ini menunjukkan bahwa kafein bukan selalu faktor berbahaya bagi kesehatan jantung. Sebaliknya, pada batas konsumsi tertentu, zat tersebut justru dapat memberikan efek protektif terhadap sistem kardiovaskular.
Bukan Kafein, Bahan Tambahan yang Perlu Diwaspadai
Dokter menegaskan bahwa masalah utama dari minuman seperti kopi atau matcha sering kali bukan berasal dari kafeinnya, melainkan dari bahan tambahan seperti gula dan susu yang berlebihan. Banyak minuman populer mengandung gula tinggi, sementara kandungan kopinya justru relatif sedikit.
Konsumsi gula berlebih diketahui dapat meningkatkan risiko obesitas, diabetes, dan penyakit jantung. Karena itu, masyarakat disarankan memperhatikan komposisi minuman, bukan hanya kadar kafeinnya.
Dengan kata lain, secangkir kopi hitam atau matcha tanpa tambahan gula berlebih bisa menjadi pilihan yang lebih sehat dibanding minuman manis dengan topping atau krimer berlebihan.
Perhatikan Waktu Konsumsi Kafein
Selain jumlah dan komposisi, waktu konsumsi juga penting. Dokter menyarankan agar minuman berkafein tidak dikonsumsi terlalu sore atau malam hari, terutama setelah pukul 17.00.
Kafein dapat memengaruhi kualitas tidur. Jika seseorang mengonsumsi kopi atau matcha terlalu dekat dengan waktu tidur, efek stimulan kafein bisa membuat sulit terlelap. Kurang tidur dalam jangka panjang justru berpotensi berdampak negatif pada kesehatan jantung dan metabolisme tubuh.
Oleh karena itu, mengatur waktu minum kopi atau matcha menjadi bagian penting dari pola konsumsi sehat.
Manfaat Kafein pada Batas Aman
Dalam batas aman, kafein tidak hanya membantu meningkatkan kewaspadaan dan konsentrasi, tetapi juga dapat berkontribusi terhadap kesehatan jantung. Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi moderat dapat memengaruhi risiko aritmia secara positif.
Efek ini tidak hanya berasal dari kopi atau matcha, tetapi juga dari sumber kafein lain seperti cokelat. Meski demikian, manfaat tersebut tetap bergantung pada jumlah konsumsi serta kondisi kesehatan masing-masing individu.
Bagi sebagian orang dengan sensitivitas tinggi terhadap kafein, konsumsi berlebih dapat memicu jantung berdebar, kecemasan, atau gangguan tidur. Karena itu, pendekatan moderasi tetap menjadi kunci.
Pentingnya Konsumsi Seimbang
Para ahli kesehatan mengingatkan bahwa tidak ada satu jenis minuman yang dapat menjamin kesehatan jantung secara instan. Pola makan seimbang, olahraga teratur, serta tidur cukup tetap menjadi faktor utama dalam menjaga kesehatan kardiovaskular.
Kopi dan matcha dapat menjadi bagian dari gaya hidup sehat selama dikonsumsi secara bijak. Memilih minuman dengan sedikit gula, menghindari konsumsi berlebihan, serta memperhatikan kondisi tubuh merupakan langkah sederhana yang bisa dilakukan masyarakat.
Kesimpulan
Kafein dalam kopi dan matcha tidak selalu berdampak buruk bagi jantung. Pada konsumsi moderat, zat ini justru dapat membantu menurunkan risiko gangguan irama jantung. Namun, manfaat tersebut hanya optimal jika minuman tidak mengandung gula atau susu berlebihan dan tidak dikonsumsi terlalu larut.
Dengan memahami cara konsumsi yang tepat, masyarakat tetap dapat menikmati kopi maupun matcha sebagai bagian dari rutinitas harian tanpa mengorbankan kesehatan jantung.

