Bojan Hodak Sering Beri Jawaban Tak Terduga Soal Transfer Persib, Julukan “Aki-aki Gede Wadul” Muncul di Publik
BANDUNG — Bojan Hodak, pelatih Persib Bandung, kembali menjadi sorotan publik setelah sebagian kalangan mengungkap kebiasaan pelatih berkebangsaan Kroasia itu memberikan jawaban yang dianggap “tidak sesuai harapan” ketika ditanya soal kabar transfer pemain. Fenomena ini kemudian memunculkan julukan “aki-aki gede wadul” di kalangan suporter dan media sosial, sebutan yang mencerminkan tanggapan Hodak yang kerap mengelak pada pertanyaan sensitif mengenai bursa transfer.
Julukan tersebut mulai ramai diperbincangkan setelah Hodak beberapa kali memberikan jawaban yang tidak langsung saat ditanya tentang kemungkinan pemain baru bergabung dengan Persib di paruh musim kompetisi Super League 2025/26. Hal ini memicu reaksi dan komentar luas dari suporter Persib, terutama di platform digital komunitas sepakbola.
Momen Jawaban “Tidak Tahu” Soal Eliano Reijnders
Salah satu momen yang menjadi contoh adalah ketika seorang pewarta menanyakan secara langsung kepada Hodak soal rumor kedatangan Eliano Reijnders, salah satu nama pemain yang sempat dikaitkan dengan Persib Bandung. Alih-alih memberikan klarifikasi tegas, Hodak menjawab seolah ia tidak tahu mengenai rumor tersebut.
Respons seperti ini kemudian menjadi bahan perbincangan di kalangan bobotoh — sebutan untuk suporter Persib — karena dinilai tidak membantu meredam spekulasi yang sebenarnya sudah berkembang kuat seputar kebutuhan tim di bursa transfer. Julukan seperti “aki-aki gede wadul” muncul karena gaya Hodak menjawab pertanyaan yang menurut sebagian suporter terasa berputar-putar dan kurang langsung.
Bursa Transfer dan Tanggapan Bojan Hodak
Sementara itu, manajemen Persib Bandung secara resmi telah mengumumkan beberapa pemain baru yang merapat ke skuad Maung Bandung musim ini. Salah satu pemain yang sudah dikonfirmasi bergabung adalah Sergio Castel, striker berdarah Spanyol yang diperkenalkan sebagai bagian dari upaya memperkuat lini depan tim. Persib menjadikan Castro sebagai salah satu pilar ofensif di paruh kedua kompetisi Super League 2025/26.
Di sisi lain, pelatih Hodak juga menegaskan sekali lagi bahwa manajemen klub sudah menutup kebutuhan skuadnya dalam hal amunisi pemain. Dalam beberapa kesempatan Hodak menyatakan bahwa skuad yang tersedia saat ini sudah cukup untuk menghadapi sisa musim kompetisi. Pernyataan itu sekaligus menepis spekulasi tentang kedatangan pemain lain seperti Ragnar Oratmangoen, yang sebelumnya juga sempat ramai dibicarakan sebagai calon penggawa Persib.
Menurut Hodak, fokus tim saat ini bukan lagi menambah pemain, melainkan memaksimalkan potensi skuad yang sudah ada. Ia juga menekankan pentingnya keseimbangan komposisi tim, terutama setelah klub memenuhi kuota pemain asing yang dibolehkan dalam kompetisi.
Respons Suporter dan Media
Respons suporter terhadap gaya Hodak menjawab pertanyaan transfer bervariasi. Ada yang menilai strategi komunikasi pelatih ini sebagai bentuk kehati-hatian agar tidak memicu konflik internal, terutama ketika situasi transfer masih berada pada tahap rumor. Namun, tidak sedikit juga bobotoh yang berharap Hodak memberi jawaban yang lebih tegas dan informatif ketika menghadapi pertanyaan publik soal pergerakan pemain di bursa.
Pakar komunikasi olahraga juga menilai bahwa sikap pelatih dalam menanggapi isu transfer sebenarnya umum terjadi di dunia sepakbola. Pelatih biasanya memilih berhati-hati dalam memberi tanggapan karena berbagai faktor — termasuk proses negosiasi yang belum final, kontrak pemain, atau pertimbangan taktik tim.
Fokus Tim ke Kompetisi
Di luar kisah soal transfer, Bojan Hodak terus memusatkan perhatian penuh pada persiapan tim menghadapi kompetisi domestik. Ia memastikan seluruh pemain yang tersedia berada dalam kondisi siap tempur untuk pertandingan pekan ke-20 Super League 2025/26, termasuk menghadapi tim seperti Malut United di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).
Hodak menilai bahwa kesiapan fisik, mental, dan kerja sama tim lebih penting dari sekadar rumor transfer. Ia berupaya menanamkan kepercayaan diri kepada pemain untuk menghadapi tantangan ke depan demi meraih hasil terbaik di liga musim ini.
Melalui cara komunikasi dan pendekatan strategi yang ia pilih, Bojan Hodak tetap menjalankan perannya sebagai komandan tim, sekaligus menavigasi ekspektasi suporter yang tinggi terhadap Persib Bandung.

