Olahraga

Persib Bandung Lengkapi Kuota Pemain Asing dengan Kedatangan Layvin Kurzawa

Bandung – Persib Bandung resmi menambah kekuatan skuadnya setelah klub mengontrak bek berpengalaman Layvin Kurzawa, sehingga kuota pemain asing tim kembali penuh untuk kompetisi Super League 2025–2026 dan babak gugur AFC Champions League 2. Kedatangan bek asal Prancis itu menjadi kabar gembira bagi bobotoh sekaligus bukti ambisi Persib untuk tampil lebih kompetitif di musim ini.

Persib memperkenalkan Kurzawa secara resmi kepada publik usai pertandingan mereka menghadapi PSBS Biak di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Minggu, 25 Januari 2026 malam. Klub memanfaatkan momen tersebut untuk memperlihatkan pemain barunya kepada bobotoh dan penggemar sepak bola Indonesia.

Kuota Pemain Asing Kembali Lengkap

Sebelumnya, kuota pemain asing Persib sempat tersisa satu tempat setelah Wiliam Marcilio mengakhiri kontraknya dengan klub. Dengan bergabungnya Kurzawa, Persib kembali memenuhi batas maksimal pemain asing yang boleh didaftarkan, yakni 11 pemain sesuai regulasi Super League musim ini.

Sebelumnya, Persib sudah memiliki sejumlah pemain asing termasuk Adam Przybek (kiper), Julio Cesar, Patricio Matricardi, Federico Barba, Frans Putros, Luciano Guaycochea, Uilliam Barros, Berguinho, Ramon Tanque, dan Andrew Jung. Kehadiran Kurzawa menambah opsi bagi pelatih untuk memperkuat lini belakang dan memberikan variasi taktik di musim kompetitif ini.

Kehadiran pemain seperti Kurzawa bersama Andrew Jung juga menandai bahwa Persib kini memiliki dua pemain asing asal Prancis, sesuatu yang jarang terjadi dalam sejarah klub. Kombinasi ini diharapkan mampu membawa dampak positif baik di kompetisi domestik maupun kompetisi Asia.

Profil dan Pengalaman Layvin Kurzawa

Layvin Kurzawa merupakan bek berpengalaman yang pernah memperkuat klub elite Eropa. Ia dikenal luas karena kiprahnya bersama Paris Saint-Germain (PSG), di mana ia tampil lebih dari 150 kali di berbagai kompetisi dan mencetak sejumlah gol serta assist. Selain itu, Kurzawa pernah bermain di Fulham FC di Liga Inggris dan terakhir memperkuat klub Boavista di Liga Portugal.

Pengalaman bermain di level top Eropa membuat Kurzawa dipandang sebagai pemain yang bisa membawa disiplin dan kualitas tinggi ke skuad Persib. Manajemen klub melihat kedatangan bek berusia 33 tahun itu sebagai tambahan kualitas serta contoh profesionalisme bagi pemain muda di tim.

Strategi Persib di Paruh Musim

Pelatih Bojan Hodak dan jajaran pelatih Persib memutuskan merekrut Kurzawa sebagai bagian dari strategi memperkuat struktur tim menyusul padatnya jadwal kompetisi pada paruh kedua musim ini. Persib tidak hanya berkutat di Super League, tetapi juga menghadapi tantangan di kompetisi klub Asia, yaitu AFC Champions League 2.

Rekrutmen ini memberi pelatih lebih banyak opsi rotasi di lini belakang, terutama ketika jadwal pertandingan berturut‑turut menguras tenaga pemain inti. Kehadiran Kurzawa memicu optimisme di internal tim karena pengalaman dan kemampuan teknisnya yang diharapkan bisa membantu Persib meraih hasil positif.

Selain itu, klub juga mendapatkan kabar baik lain dari internal skuad. Menurut laporan, bek Federico Barba yang sempat diisukan akan hengkang akhirnya memutuskan untuk tetap berkomitmen memperkuat Maung Bandung hingga akhir musim. Keputusan Barba ini disambut positif karena menjaga stabilitas lini belakang Persib.

Sambutan Bobotoh

Bobotoh menyambut kedatangan Kurzawa dengan antusiasme tinggi. Kehadiran pemain yang berpengalaman di pentas Eropa memicu harapan bahwa tim kesayangan mereka dapat tampil lebih kompetitif dan konsisten di semua lini kompetisi. Perkenalan Kurzawa usai laga memberikan momen kebanggaan tersendiri bagi suporter yang hadir di Stadion GBLA.

Kedatangan pemain seperti Kurzawa sering kali memperkaya pengalaman pertandingan klub, karena pemain berpengalaman bisa menjadi pemimpin di lapangan saat situasi menekan atau pertandingan penting. Hal ini menjadi poin bagi manajemen klub untuk terus mengevaluasi kebutuhan tim di setiap fase kompetisi.

Target Tim Musim Ini

Persib Bandung tetap menargetkan prestasi tinggi baik di kompetisi domestik maupun kompetisi internasional. Dengan tenaga tambahan dari Kurzawa, tim berharap bisa bersaing kuat di papan atas Super League dan mencapai fase lebih lanjut di AFC Champions League 2. Manajemen dan pelatih terus memantau perkembangan performa tim, sementara bobotoh berharap terus melihat penampilan terbaik dari skuad kebanggaan mereka sepanjang musim.