Olahraga

Timnas Indonesia: John Herdman Pastikan Thom Haye dan Shayne Pattynama Absen di Debutnya

Jakarta — Pelatih baru Timnas Indonesia, John Herdman, memulai era kepelatihannya dengan situasi yang tak mudah setelah dua pemain inti, Thom Haye dan Shayne Pattynama dipastikan absen dalam agenda awal tim. Kepastian ini disampaikan setelah Herdman merilis susunan awal persiapan tim menghadapi ajang FIFA Series 2026 yang akan berlangsung di Jakarta pada Maret mendatang.

Keduanya tidak dicoret karena alasan teknis oleh pelatih, tetapi status absen tersebut merupakan akibat sanksi dari FIFA. Sanksi ini menjadikan Haye dan Shayne tidak bisa memperkuat Timnas Indonesia setidaknya dalam beberapa pertandingan internasional awal di bawah kepemimpinan Herdman.

Sanksi FIFA yang Membayangi

Haye dan Shayne mendapatkan hukuman larangan bermain karena insiden yang terjadi pada pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Irak pada Oktober 2025. Dalam laga itu, kedua pemain terlibat dalam protes keras terhadap keputusan wasit hingga berujung pada kartu merah di akhir pertandingan. Akibat tindakan tersebut, Komite Disiplin FIFA menjatuhkan hukuman larangan tampil selama empat pertandingan internasional kepada kedua pemain. Selain itu, masing-masing juga harus membayar denda senilai 5.000 Swiss Franc (sekitar Rp105 juta).

Akibat sanksi itu, Haye dan Shayne dipastikan tidak dapat tampil dalam agenda FIFA Series 2026, di mana Timnas Indonesia sudah dijadwalkan menghadapi beberapa tim nasional internasional seperti Saint Kitts & Nevis dan Bulgaria. Agenda turnamen ini dirancang sebagai persiapan Indonesia menjelang jadwal besar lain sepanjang tahun 2026.

Debut Herdman dan Tantangan Awal

FIFA Series 2026 menjadi momentum pertama bagi Herdman untuk bekerja dengan skuad Merah Putih secara resmi sejak ditunjuk sebagai pelatih kepala oleh PSSI pada awal Januari 2026. Sebelumnya, Herdman telah diperkenalkan secara resmi dan menuai respons mayoritas netral dari publik.

Herdman berasal dari Kanada dan memiliki rekam jejak panjang di sepak bola internasional, termasuk membawa Timnas Kanada ke Piala Dunia setelah puluhan tahun absen. Kepindahannya ke Indonesia diharapkan membawa perubahan taktik dan mental juara bagi skuad Garuda.

Namun, absennya dua pilar penting seperti Haye dan Shayne tentu menjadi tantangan tersendiri bagi Herdman dalam membangun kerangka strategi dan komposisi tim. Kedua pemain ini biasanya menjadi sosok berpengaruh di lini tengah dan pertahanan, sehingga ketidakhadiran mereka membuka peluang bagi pemain lain untuk menunjukkan kualitas.

Reaksi Pelatih dan Peluang Pemain Baru

Herdman menanggapi absennya Haye dan Shayne dengan sikap profesional. Ia menegaskan bahwa keputusan tidak melibatkan unsur pencoretan secara sepihak, tetapi mengikuti regulasi FIFA yang berlaku. Ia juga menyatakan kepercayaan terhadap skuad yang tersedia untuk menghadapi setiap agenda pertandingan yang sudah direncanakan.

Meski dua nama besar itu absen, Herdman memiliki kesempatan untuk mengevaluasi para pemain lain dan menilai opsi terbaik untuk kontinuitas tim. Pelatih asal Kanada ini kemungkinan akan menurunkan sejumlah pemain muda dan pemain lokal yang selama ini telah tampil impresif di Liga Indonesia maupun kompetisi klub internasional.

PSSI juga mendukung penuh proses adaptasi Herdman dengan skuad, menyatakan bahwa periode awal seperti ini merupakan bagian dari upaya jangka panjang dalam membangun konsistensi permainan. Organisasi sepak bola tertinggi di Indonesia ini yakin Herdman mampu membawa tim ke arah yang lebih kompetitif.

Agenda 2026 yang Menanti

Selain FIFA Series 2026, Herdman akan menghadapi berbagai tantangan lain sepanjang tahun, termasuk agenda FIFA Matchday Juni, kompetisi Piala AFF 2026, serta matchdays FIFA lainnya hingga akhir tahun. Setiap agenda ini menjadi ujian penting dalam menilai progres Timnas Indonesia di bawah kepelatihan barunya.

Tidak hanya itu, pencapaian tim di Piala AFF akan menjadi tolok ukur awal keberhasilan Herdman di kancah regional Asia Tenggara. Timnas diprediksi akan menghadapi persaingan ketat dari rival-rival kuat di kawasan tersebut.