Selebriti

Andre Taulany Ungkap Reaksi Saat Anak Kuliah di Inggris Harus Mandiri, Termasuk Belajar Cuci Baju & Atur Uang Sendiri

Jakarta — Presenter dan komedian Andre Taulany baru-baru ini berbagi cerita tentang pengalaman putra sulungnya, Ardio Raihansyah Taulany alias Dio, yang sedang menempuh pendidikan di Inggris, jauh dari keluarga. Dalam sebuah video singkat yang diunggah di akun media sosialnya, Andre menceritakan bagaimana sang anak kini mulai berkembang menjadi pribadi yang lebih mandiri, termasuk melakukan tugas-tugas sehari-hari seperti mencuci baju sendiri, memasak, hingga mengatur keuangan pribadi. Cerita ini sekaligus mencerminkan tantangan yang dialami banyak pelajar Indonesia ketika belajar di luar negeri.

Andre menjelaskan bahwa perubahan sikap dan kebiasaan ini membuatnya merasa bangga sekaligus terharu sebagai orang tua. Menurutnya, jauh dari bantuan orang tua di rumah — seperti asisten rumah tangga atau bantuan keluarga — menjadi kesempatan bagi Dio untuk melatih kemampuan hidup mandiri yang selama ini jarang ia lakukan. “Dia kirim kabar bahwa dia habis nyuci bajunya sendiri, kemudian masak makanan dari supermarket, terus dia hangatkan itu di apartemennya,” ujar Andre, menggambarkan rutinitas baru yang kini dihadapi putranya.


Mengenal Tantangan Hidup Mandiri di Luar Negeri

Belajar jauh dari rumah memang bukan sekadar mengejar gelar akademik. Bagi banyak mahasiswa yang kuliah di luar negeri, seperti di Inggris, pengalaman tinggal sendiri membawa tantangan tak terduga. Selain menuntut kemampuan akademik, mereka juga harus berurusan dengan realitas kehidupan sehari-hari termasuk mencuci pakaian, memasak, dan yang paling penting adalah mengatur pengeluaran uang jajan bulanan.

Hal ini tidak hanya soal keterampilan praktis, tetapi juga bagaimana seorang anak belajar menjadi lebih bertanggung jawab secara finansial dan emosional. Bagi banyak orang tua, fase ini seringkali menjadi momen pembelajaran penting yang memengaruhi kedewasaan anak di kemudian hari.


Strategi Pengelolaan Keuangan yang Diajarkan Andre

Andre mengungkapkan bahwa dirinya memberi Dio jatah uang bulanan saat menempuh kuliah di Inggris. Namun, ia tegas bahwa jika dana tersebut habis sebelum waktunya, ia tidak langsung memberikan tambahan. Pilihan ini sengaja ia lakukan agar putranya belajar mengatur keuangannya sendiri tanpa mengandalkan kiriman dari orang tua setiap saat.

“Dia saya kasih buat satu bulan, terus tiba-tiba belum satu bulan sudah habis uangnya. Sudah minta lagi, enggak gue kasih. Terserah kamu mau cari gimana untuk nutupin sampai dapat uang bulanan lagi,” ujar Andre dalam pernyataannya, menekankan bahwa pengalaman seperti ini merupakan pelajaran nyata tentang pentingnya mengelola uang dan hidup hemat.

Langkah ini dipilih Andre untuk mendorong anaknya berpikir kreatif dan mengambil tanggung jawab atas apa yang ia lakukan. Dengan cara ini, Andre berharap Dio bisa memahami nilai uang dan lebih menghargai setiap rupiah yang diterima.


Pesan Moral tentang Rasa Syukur dan Kesempatan

Selain pembelajaran praktis, Andre juga menyampaikan pesan moral kepada putranya. Ia meminta Dio untuk selalu bersyukur atas apa yang dimiliki, menghargai proses belajar, dan memanfaatkan kesempatan yang ada sebaik mungkin. “Makanya Papa bilang, mumpung Papa masih sehat, mumpung Papa masih ada rezeki, dimanfaatin sebaik-baiknya,” terang Andre. Ia juga mengingatkan bahwa hidup bukan sekadar berjalan santai atau boros, tetapi harus dijalani dengan kesadaran dan rasa syukur.

Pesan ini mencerminkan pandangan Andre mengenai pendidikan yang lebih luas — bukan hanya sekadar urusan akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan tanggung jawab pribadi. Bagi Andre, perjalanan anaknya di luar negeri adalah kesempatan besar untuk tumbuh secara pribadi dan sosial.


Reaksi Netizen dan Publik

Unggahan Andre mengenai pengalaman sang anak ini mendapat respons beragam dari netizen di media sosial. Banyak yang menyebut kisah ini sebagai contoh nyata bagaimana pendidikan di luar negeri tidak hanya memberi wawasan akademik, tetapi juga kualitas hidup. Beberapa netizen mengagumi keputusan Andre dalam mengajarkan disiplin dan kemandirian melalui pengalaman nyata. Sementara yang lain menyatakan bahwa tantangan hidup mandiri seperti itu juga dialami banyak mahasiswa Indonesia yang kuliah di luar negeri.


Kesimpulan

Cerita Andre Taulany tentang pengalaman putranya yang kuliah di Inggris menjadi inspirasi tersendiri tentang pentingnya kemandirian dan kemampuan mengatur hidup secara mandiri. Dari mencuci baju, memasak, hingga mengatur uang bulanan, pengalaman ini menunjukkan bahwa proses pendidikan bukan hanya soal akademik, tetapi juga kesiapan hidup. Andre pun berharap semua pembelajaran ini akan membentuk karakter yang lebih kuat, mandiri, dan bijak bagi putranya.