Dairy Champ Ungkap Tren Kuliner Akhir 2025: Pencarian Terpopuler di Media Sosial
Jakarta — Menjelang akhir 2025, tren kuliner menjadi topik hangat di berbagai platform media sosial. Dairy Champ, salah satu pelaku industri minuman dan camilan di Indonesia, mengungkapkan sejumlah tren kuliner yang paling banyak dicari masyarakat menjelang Natal dan Tahun Baru. Informasi ini menjadi penting bagi pelaku bisnis kuliner, food enthusiast, dan konsumen yang ingin mengikuti gaya makan modern.
Peningkatan Minat pada Camilan Kekinian
Menurut Dodi Afandi, Marketing Manager PT Etika Beverages Indonesia, tren kuliner akhir tahun 2025 menunjukkan peningkatan signifikan minat masyarakat pada camilan. Tidak hanya sebagai pelengkap sajian utama, camilan kini menjadi fokus utama pencarian di media sosial. Produk-produk seperti snack manis, roti kekinian, dan minuman susu flavored menjadi populer di Instagram, TikTok, dan YouTube, terutama menjelang momen liburan.
“Orang-orang ingin menikmati camilan yang unik, praktis, dan mudah dibagikan di media sosial. Ini termasuk variasi rasa baru dan kemasan menarik yang bisa menjadi konten viral,” jelas Dodi.
Kombinasi Rasa dan Visual yang Menarik
Tren kuliner tahun ini banyak dipengaruhi oleh visual dan kombinasi rasa. Makanan dan minuman yang menarik secara visual cenderung lebih mudah dicari dan dibagikan di media sosial. Contohnya, minuman susu bercampur topping buah, boba warna-warni, hingga camilan berlapis cokelat dan keju. Produk seperti ini menjadi incaran konsumen muda yang aktif di platform digital.
Selain itu, masyarakat juga semakin tertarik pada kuliner dengan konsep sehat. Minuman rendah gula, camilan berbahan organik, serta varian plant-based mulai banyak dicari dan menjadi topik perbincangan di komunitas online.
Momen Liburan sebagai Pemicu Tren
Musim Natal dan Tahun Baru menjadi momentum puncak pencarian kuliner. Konsumen mencari makanan dan minuman yang cocok untuk dikonsumsi sendiri, dibagikan ke keluarga, atau dijadikan hadiah. Produk camilan kemasan menarik menjadi pilihan utama, karena mudah dibawa dan disukai berbagai usia.
“Periode ini memang penting untuk bisnis kuliner. Produk yang tepat bisa langsung viral karena banyak orang mencari rekomendasi untuk perayaan akhir tahun,” tambah Dodi.
Peran Media Sosial dalam Mendorong Popularitas Kuliner
Media sosial memiliki peran besar dalam mendorong popularitas makanan dan minuman. Fitur seperti TikTok Food, Instagram Reels, dan YouTube Shorts membuat produk kuliner mudah dikenal. Konten kreatif yang menunjukkan cara penyajian unik atau rasa berbeda bisa menjadi viral dalam hitungan jam.
Data pencarian menunjukkan bahwa minuman boba, dessert berlapis, dan camilan manis inovatif menjadi topik paling banyak dicari di akhir 2025. Bahkan beberapa produk berhasil mencetak tren global karena viral di media sosial, menunjukkan betapa kuatnya pengaruh digital terhadap pilihan konsumen.
Dampak bagi Pelaku Bisnis Kuliner
Bagi pelaku bisnis, informasi tren ini menjadi panduan strategis untuk menyesuaikan produk, promosi, dan inovasi. Bisnis yang mampu memanfaatkan tren visual, rasa unik, dan kemasan menarik memiliki peluang besar untuk meningkatkan penjualan dan reputasi brand.
Selain itu, Dairy Champ menekankan pentingnya konsistensi kualitas dan keamanan produk, karena tren yang viral harus tetap menghadirkan pengalaman positif bagi konsumen.
Kesimpulan
Tren kuliner akhir 2025 menunjukkan pergeseran minat masyarakat ke camilan inovatif, minuman kekinian, dan sajian visual menarik. Media sosial menjadi platform utama dalam mengenalkan produk baru dan menentukan popularitas kuliner. Dengan pemahaman tren ini, pelaku bisnis dan konsumen dapat menikmati pengalaman kuliner yang lebih kreatif dan relevan dengan gaya hidup digital modern.
Dairy Champ menegaskan bahwa inovasi rasa, kemasan menarik, dan kualitas tetap menjadi kunci utama dalam menghadapi persaingan kuliner di era digital. Musim liburan Natal dan Tahun Baru menjadi momen terbaik untuk memanfaatkan tren ini, baik untuk konsumen maupun pelaku bisnis.

